Jinan Story ~ Tanpen

No comment 1534 views

Setelah memesan makanan dan menikmati hidangan di cafe hotel tempat kami semua menginap aku bergegas menarik tangan Jinan untuk membawanya kembali ke sebuah tempat dimana kami berdua tadi menikmati indahnya pemandangan hotel tempat kami semua menginap, bahkan teman waktu senior hight schoolku juga menginap di sini terus ada juga kak Widi, guwe, Nino, Ochi, dan kawan kawan,

“Widi, Dewa, Nino sama Ochi terus mana nyokap bokapnya ko gak ikut? mana ada anak cewek masih kecil pula kok di temani orang tuanya, ntar ada apa-apa gimana? ” kata salah satu anak motor yang di ketuai oleh Nino adek guwe

“Ochi gak kenapa-napa kok kak kan ada kakak Ochi yang paling cakep”jawab si Ochi, “bisa aja loe anak bontot”jawab Nino Andreas, “loh kan emang benerkan kataku?”tanya Ochi balik, “iya adikku yang cantik, gemes deh kakak”jawabku sambil mencubit pipinya, “iiih kakak sakit tahu”rengeknya, “habis kamu sih, bikin kakak tambah gemes”kataku, “iiihh resek”balasnya

“eehh Jinan mau di bawa kemana nih ak?”tanyanya padaku, ketempat yang tadi neng atau kita mau jalan-jalan menikmati indahnya pemandangan di kota Malang yang sejuk ini”kataku, “kalo ga ada tujuannya ga mau ah”rengek Jinan padaku, “apa kita ke kota batu aja berdua tapi?”tanyaku pada Jinan, “waduh seger banget bro Kota Malang, terus kita ke Jakarta turing lagi nih?”tanya Leon temanku

“So pasti lah, mana guwe bawa keluarga guwe sama anak orang lagi”sahutku, “gila bensin loe ga habis apa mana loe bawa 3 anak orang di mobil loe lagi?”tanya Vincent padaku, “aman bro ntar guwa isi lagi di SPBU terdekat pasti aman”jawabku, “apa loe tau daerah Malang?”tanyanya balik

“kan ada Google Map, Waze dll, bisa kok guwe”jawabku, “ya sudah bawa mobil abang aja”kata abang guwe, “ga usah bang biar pake mobil Dewa aja sekalian isi bensin hehehe”jawabku, “oh ya sudahlah kalo gitu, hati-hati ya kalian berdua”sahut abang guwe, “ok bang beres”sahutku, “ikut, Okta ikut sama kak Dewa ya plisss”pinta Okta padaku

“JANGAN!”teriak Jinan, “plisssss”pinta Okta padaku sambil memohon, “Okta udah sini sama kak Viny aja ya”sahut Viny sambil menarik tangan Okta, “iiiiiihhh ikuttt”rengek Okta lagi, ku lihat wajah Okta rasa kasihan itu muncul, tapi di sisi lain lihat ekpresi Jinanpun juga kasihan

Dan pada akhirnya ku tolak rengekan Okta yang ingin ikut jalan-jalan bersamaku dan bisa di tebak wajahnya pun terlihat menyesali dengan apa yang kukatakan agar tidak membawanya (Okta) untuk berduaan denganku, “Okta sini sama kakak”sahut Leon temanku, dan Oktapun setuju dengan ajakan Leon temanku ini

Pada akhirnya Jinan dan aku menuju parkiran mobil dan tak lupa membawa serta kunci mobil untuk kami berangkat menuju kota Batu Jawa Timur, sesampainya di parkiran hotel akupun membukan pintu mobil untuk Jinan sangi dewi pujaan hatiku ini

“iiihhh seneng deh, makasih ya ak udah di bukain”sahut Jinan padaku, “bi bukain, apanya?”gurauku padanya

“iiihh pintunya”rengeknya padaku, “iya-iya aak cuma bercanda aja kok”jawabku, “reseekk”rengeknya kembali padaku sambil memukul kecil dadaku yang wow ini hehehe

“aw sakit tahu”sahutku, “ih biarin habis aak reseekk”rengeknya lagi, “iya deh maaf”kataku, “nangis nih”katanya, “yaaahh jangan dong masa gitu aja nangis”sahutku, “ye Jinan bercanda kok”, “mulai jahil nih kamu, awas ya”kataku

“iya=iya ak sori”sahutnya sambil melepaskan tanganku dari pinggangnya yang tadi sempat aku gelitikin, dan kamipun saling bersenda gurau di dalam mobil ketika mobil sudah keluar dari parkiran hotel

Dan kami mampir di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum alias SPBU yang tak jauh dari salah satu minimarket yang ada daerah menuju kota yang akan kami berdua tuju nantinya

 

~ BERSAMBUNG ~

Silahkan Rate Cerita ini

Harimau yang bersekutu dengan serigala

ahahahaha

author
Harimau yang bersekutu dengan serigala ahahahaha