Blue Wolfs Update – Wolfzord

No comment 1132 views

Kira kira udah tiga bulan berlalu saat kejadian waktu itu ketika kita bertiga bertemu di sebuah cafe di sana ada gw Widi, Shani dan Gaby, lalu aku kembali membuka handphone yang aku letakkan di dalam tas, kemudian ku ambilah handphone itu ku buka kunci apllkasinya dan menuju pada galeri hanya untuk melihat foto dan dari sekian banyak foto aku tiba-tiba hanya terfokus pada salah satu wanita yakni Shani Indira Natio atau Shani, ku pandangi fotonya dan berkata “cantik nih cewek guwe perkosa juga nih cewek hahaha”

Dan ​tiba-tiba berderinglah hape yang ku pegang tadi dan ternyata itu adalah pesan yang di kirimkan oleh temanku yakni Bagus Dimas Junaidi alias BhiJey, dia menuliskan bahwa “bro, besok ada acara ndak?”, “ora ono bro kenapa?” balasku, “gini bro besok guwe ada acara alias party, loe dateng ya” balasnya, “acara apa bro?” tanyaku, “udahlah dateng aja pasti seru kok, guwe undang Shani juga kok sama yang lain juga, darang ya”sahutnya

” ok bro guwe usahain ya bro” balasku, “ok ok bro beneran ya” sahutnya, “iya bro” balasku, akupun kembali membuka galeri di hapeku itu scrooolll terus dan hanya melihat foto Shani saja kemudian ku bukalah laptop untuk mengerjakan tugas yang telah di berikan oleh bosku untuk cepat cepat segera di selesaikan agar tida di keluarkan dari tempatku bekerja saat ini mumpung aku besok libur jadi ku cicil pula tugas itu

Sambil mengerjakan aku tidak lupa untuk sesekali melihat foto seorang wanita yang cantik, ya iyalah namanya juga wanita pasti cantik kalo tampan itu baru pria atau cowok hahahaha, dia itu adalah Shani, Shani lagi Shani lagi, habis mau gimana lagi habis cantik sih hahahaha

Sedang enaknya ngerjain tugas bukan ngerjain orang lho ya hahaha tiba tiba aku mendapatkan tephone dari seseorang yang kukira kira dia adalah seorang wanita, ku terimalah telpon itu dan ternyata doi tuh Vannessa teman ku dari junior high scholl dulu, “halo ini siapa ya?”tanyaku, “ini aku, masa kamu nggak inget” balasnya, “eh beneran aku gak inget” sahutku

“ih kejam kamu masa ga kenal aku, aku Vannessa mantannya Glenn sahabat kamu dulu” balasnya, “oh kamu gimana kabarmu baik?” sapaku, “aku baik, kamu gimana udah nikah kah?” tanyanya, “ya belumlah” jawabku, “ah masak?” balasnya “Iya bener sahutku, “Masa dari dulu jomblo mulu sih” ejeknya, “iya yah hahahaha” balasku dengan nada bercanda, dan kamipun saling bercanda di hanphone kami masing masing

Setelah kemarin sempat berbincang bincang dengan teman sewaktu smp aku kembali di telpon temanku si bhijey “halo bro ntar bisakan?” tanyanya, “bisa kok bro” sahutku, “ok guwa tunngu ya” sahutnya, “iya bro Jawabku

“maaf ada keperluan apa anda kemari” tanya satpam yang berjaga di depan pintu, “oh saya Widi temannya bapak Bagus yang punya acara di sini” sahutku, “oh iya silahkan masuk anda sudah di tunggu” sahutnya (satpam), “makasih pak” balasku

“hai bro enjoy this party, tuh Shani” bhijey said, “ok bro thnks” sahutku, “no problem” balas bhijey, lalu aku berjalan menghampiri Shani yang di beritahu keberadaannya oleh Bagus a.k.a Bhijey

“hi Shan, sori yang waktu itu ya” sapaku, “iya ga papa kok kak” sahut Shani, “aku duduk do sini boleh gak?” tanyaku “oh boleh kak” sahutnya, “makasih ya” kataku, “sama-sama kak” balasnya

Selang beberapa waktu telah berlalu perbincangan kami sangatlah seru dan tanganku pun tidak diam saja setelah ku ajak Shani untuk menuju tempat yang berada paling ujung yang dimana tidak ada seorangpun yang bisa mendengar ataupun melihat perbuatan yang akan kami lakukan nanti “hehehe kesempatan nih” pikirku ya mau gimana lagi lha wong di sini cuman ada aku dan Shani saja kok tiada yang lain hahahaha

Ku cium pipi halus Shani dan tidak lupa ku cumbu bibirnya yang manis itu, tanganku meraba dada miliknya, kemudian setelah ku lepaskan cumbuku dari bibirnya langsung ku raba-raba toket milik Shani dan dia hanya bisa berkata “aaaahhhh kak jangan plis Shani mohon”, “udahlah neng nikmatin saja ini” sahutku, “tapi kak jangan Shani ya kak plis” pinta Shani sambil melihatkan raut muka yang tidak mau di perlakukan seperti ini, “udahlah neng nikmatin aja” sahutku

​”plis kak jangan” pinta Shani, “udahlah neng turutin aja” sahutku, Shanipun terus merengek-rengek agar tidak di perlakukan lebih lanjut tapi aku menghiraukan saja dan tibalah tanganku menuju rok lalu ku bukalah rok itu dan Shani berusaha menutup roknya kembali tapi apa daya dia kalah tenaga dengan ku dan kini dia hanya bisa pasrah dengan perlakuan ku ini

Tanganku kini meraba-rapa paha mulus Shani dan Shani hanya bisa berkata “mmmmmmmmhhh ahh plis jangan kak” aku hanya tersenyum kecil padanya, setelah kira-kira satu menit tangan ku menikmati paha Shani ku arahkan menuju memek Shani yang masih tertupi dengan cd lalu ku raba memeknya lewat cd yang iya kenakan “uuhh Shani cantik banget kamu kalo lagi gini” kataku “aaaaaaaahhh kak jangan plis” sambil menunjukkan wajah cemberutnya

Tidak lupa ku lepaskan cd yang iya kenakan, lalu ku masukkan jariku ke memek Shani “aaaaahhh kak jangan plissssss Shani mohon” Sambil menangis, “udah neng santai saja” sahutku. Dan kini ku lihat Shani hanya bisa menangis dan sepertinya aku jadi nggak tega padanya, tapi apa dayaku kini kontolku sedang tegang- tegangnya

Lalu ku buka cenakaku ku arahkan kontolku ke arah memek Shani dan dia hanya bisa memohon agar aku tidak jadi memperkosanya “kak jangan plisss Shani mohon” pintanya sambil menangis terseduh seduh, “maaf ya Shan kakak udah nggak tahan lagi, plis bantu kakak ya” sahutku, “kak jangan” pinta Shani

Ku arahkan kontolku ke memek Shani dan pada akhirnya aku berhasil memasukkan kontolku ke memek Shani, “Shani aaaaaaahhh kakak ga tangan pngin nggenjot kamu” sahutku, lalu ku perkosalah dia dan Shani hanya bisa menagis dengan perlakuan ku terhadapnya

Setelah kira kira tiga puluh menit ku percepat genjotanku pada memek Shani ” aaaahh Shani kakak udah gak tahan lagi pingin keluar” sahutku dan croooooott kira kira sepuluh kali semburan sperma yang keluar dari memeknya, lalu ku lepaskan kontolku dari memek Shani dan dia hanya bisa menangis terseduh-seduh ku bersihkan kontolku dengan tisu tentu tidak lupa membantu Shani membersihkan sperma yang ku keluarkan di memeknya, “kakak jahat sama Shani” katanya sambil tersedu-sedu

 

 

“Maaf neng habis kakak ga tahan, sini kakak bantu” sahutku, “tapi jangan kasih tahu siapa siapa ya” pintaku, Shani hanya bisa terdiam, setelah selesai pada saat itu juga acara yang dia adakan oleh bhijey telah selesai kini aku berpamitan untuk pulang bersama Shani dengan alasan ingin menghatarkannya pulang, “bro gua pulang duluan ya mau ngantrin Shani nih tau kenapa dia lemes banget nih” kataku, “oh iya bro hati-hati ya” sahutnya

Kini ku bantu Shani menuju parkiran mobil menuju ke kosanku dan tidak lupa memberi tahu padanya agar tidak menceritakan apa yang telah ku perlakukan padanya ke siapapun juga, “Shan janji ya kamu ga bilang sama siapa-siapa tentang ini” pintaku dan dia hanya menganggukan kepala saja, setelah sampai ke kos-kosan ku buka pintu garasi ku parkir kendaraanku lalu ku bawa Shani menuju kamarku tentu tidak lupa mengunci mobil, sesampainya di kamarku ku baringkan dia di kasurku lalu ku tutup pintu kamarku lalu mengunci pagar dan pintu rumah lalu aku berbaring di sofa dan tertidur

-selesai-

Serigala yang berasal dari kandang singa di tanah jawa

Silahkan Rate Cerita ini

author
Author: 
Serigala yang berasal dari kandang singa di tanah jawa